Agar Kita Ditolong-Nya

Pernahkah kita mengalami sudah mengusahakan sesuatu dengan segenap tenaga, lalu apa yang kita usahakan tidak membuahkan hasil? Tapi, pernahkah kita juga melakukan sesuatu yang biasa saja, tapi berbuah hasil yang luar biasa? Atau bahkan kita tak mengusahakan apa-apa, tak ada sebab yang kita lakukan, tapi tiba-tiba hasil hanya hadir begitu saja?

Ya, itulah anugerah Allah. Memang anugerah Allah tak bisa diukur oleh sebab upaya kita. Justru, Dia sedang ingin menunjukkan kepada kita bahwa Dia Maha berkuasa. Iman akan hal tersebut adalah keharusan. Berupaya dalam mengerjakan itu keharusan pula. Keduanya harus dilakukan agar sempurna pembalasan.

Namun, bagaimana agar Allah Swt selalu berpihak pada upaya kita? Bagaimana agar Allah Swt memberikan karunia kuasaNya kepada kita? Bagaimana agar bantuan Allah menyertai usaha kita?

Kiranya nasihat berikut bisa membantu untuk menjabarkannya:

“Tampakkan sifat-sifatmu, niscaya Dia (Allah Swt) akan membantumu dengan sifat-sifatNya. Tampakkan kehinaanmu, niscaya Dia akan membantumu dengan kemuliaanNya. Tampakkan kelemahanmu, niscaya Dia akan membantumu dengan kekuasaanNya. Tampakkan ketidakberdayaanmu, niscaya Dia membantumu dengan daya dan kekuatanNya.” ~ Ibnul Jauzi

Sahabat, saat kita bekerja, yakinlah bahwa Allah yang memberi kuasa. Maka, tampakkan bahwa kita memang pantas untuk dibantuNya. Memantaskan diri kita dengan keta’atan dan upaya. Karena bagaimana mungkin Allah memberi bantuan pada hamba yang tak menghamba padaNya. Bagaimana mungkin Allah memberi karunia sementara kita tak pantas diberiNya. Saat karunia Allah bersama kita, tak akan ada duka meski dalam duka. Tak ada sedih meski dalam sedih. Semua berujung bahagia. Saat pertolongan Allah bersama kita, tak ada sulit. Karena semua berujung mudah.

Kita bekerja atau berbisnis, tampakkan di hadapanNya bahwa kita lemah. Sombong adalah sifat berkebalikan darinya. Keberhasilan kita tak layak dan tak pantas untuk disematkan pada sosok kita saja, hasil jerih payah kita. Tidak. Tapi tampilkan bahwa apa pun keberhasilan itu hanyalah anugerah dariNya. Semua adalah atas upaya kita yang menjadi sebab Dia memberikannya. Semua karenaNya, bukan karena kita.

Maka sahabat, ayo berubah, selalulah dalam posisi untuk pantas ditolongNya. Ingat bahwa sedekah hanya diberi pada yang faqir. Maka tampakkan diri kita di hadapanNya bahwa diri kita faqir dan papa, lemah tak berdaya. Sehingga dengan keridhaanNya kita ditolongNya. Semoga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 3 =

Related Posts

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top