Antara Motivasi dan Habit

Sering orang mempertentangkan antara motivasi dengan habit (kebiasaan). Ada yang mengatakan bahwa untuk melakukan perubahan hidup orang perlu motivasi untuk mendorong dia melakukan sesuatu. Tapi ada juga yang mengatakan bahwa untuk mengubah hidup itu tidak perlu motivasi yang penting Anda memalukannya dengan berulang maka akan terjadi perubahan dan kebiasaan (habit). Dalam bahasa lebih sederhananya, untuk membentuk perubahan hidup yang penting ciptakan habitbaru tak perlu motivasi.

Saya tidak ingin beradu argumen terhadap dua pandangan di atas. Justru yang ingin mengatakan bahwa untuk berubah itu perlu keduanya. Seperti dua mata uang, keduanya tidak bisa dipisahkan. Keduanya berbeda, memang. Tapi tidak bisa satu sisi menistakan sisi yang lainnya. Seperti itulah kalau menurut saya hubungan antara motivasi dengan habit.

Saya berpandangan bahwa untuk berubah seseorang itu perlu motivasi dan habit sekaligus. Sama seperti ketika kita mau membuka pintu. Ada “sesuatu” dulu dalam benak kita yang menjadi alasan mengapa kita harus membuka pintu tersebut. Itulah yang menjadikan munculnya motivasi dalam diri kita. Lalu, tidak cukup berhenti sampai di situ. Kita pun harus menggerakkan tangan dan kaki-kaki kita untuk membukanya. Itulah habit. Jadi keduanya diperlukan untuk melakukannya agar proses membuka pintu itu bermakna. Memang bisa saja kita membuka sebuah pintu, tapi jika tanpa ada satu pun alasan dalam diri kita, lalu mengapa kita membuka pintu itu?

Perubahan dalam hidup kita itu perlu keduanya, motivasi dan habit. Motivasi akan mendorong kita untuk melakukan sesuatu agar hidup kita berubah. Motivasi menjadi alasan besar dalam diri kita mengapa harus berubah. Motivasi menjadi penyulur semangat kita untuk berubah. Itu di awal. Selanjutnya kita tinggal melakukan perubahan itu dengan berulang, terus menerus. Sehingga kita dapati habit (kebiasaan) baru yang secara sadar kita yakini itu akan mengubah hidup kita.
Saya sangat sependapat dengan ungkapan Jim Rohn, seorang penguasaha ternama dan trainer kelas dunia. Dia mengatakan, “Motivation is what gets you started. Habit is what keeps you going.”

Jadi jika Anda ingin mengubah kehidupan Anda milikan dua hal di atas: motivasi dan habit. Untuk mendapatkan motivasi jawablah pertanyaan berikut: “Mengapa saya harus berubah? Mengapa saya harus lebih sukses? Mengapa kehidupan saya harus lebih baik? Apa yang terjadi jika kehidupan saya tidak berubah?” Jawaban yang sangat dalam atas pertanyaan ini akan menjadi motivasi besar dalam hidup Anda untuk berubah.

Langkah berikutnya adalah Anda tinggal segera take action. Segera melakukan hal-hal yang akan mengubah hidup Anda. Lalu teruslah lakukan berulang hingga menjadi habit (kebiasaan) Anda yang baru. Itu yang akan membentuk habit Anda kemudian dalam perubahan.

Dua hal di atas semoga menjadi jalan untuk mengubah hidup kita menjadi lebih baik. Temukan alasannya, lalu jadikanlah habit baru Anda yang baik. Selamat menikmati perubahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve − 5 =

Related Posts

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top