Tiga Hal yang Membinasakan

Jika kita menduga bahwa yang bisa membinasakan hidup kita itu hanya tembakan peluru, salah. Jika kita menduga bahwa yang bisa membinasakan hidup kita itu sabetan pedang, salah. Jika kita menduga bahwa yang bisa membinasakan hidup kita itu terjatuh dari gedung pencakar langit, salah.

Ya, semua hal di atas bisa membinasakan diri kita. Hilangnya nyawa dan kehidupan. Tetapi ternyata ada hal yang bisa membinasakan kita meski kita tak kehilangan nyawa. Bisa membinasakan hidup kita meski kita tetap hidup. Ini kebinasakan yang lebih mengerikan.

Rasulullah shallallahu’alahi wasallam bersabda,

“Ada tiga perkara yang dapat membinasakan manusia (hamba), yaitu; sikap bakhil yang dipatuhi, hawa nafsu yang diikuti, dan kekaguman seseorang kepada diri sendiri.” (HR. Thabrani)

Dari hadits di atas, tiga yang bisa membinasakan hidup kita itu adalah:

1. Sikap bakhil (pelit) yang dipatuhi

Kenapa sikap bakhil atau pelit ini bisa membinasakan? Ya, karena Allah telah memberi kita contoh bagaimana Qorun bersikap seperti itu. Ia menghitung dan menumpuk harta tapi enggan diberikan kepada sesama. Ia berfikir dengan begitu ia akan mendapat kebahagiaan. Faktanya Allah memberi azab di dunia dan akhirat kepada Qorun akibat kekikirannya.

Sikap kikir hanya akan membuat kita panjang angan-angan, hati yang terjerat dunia, cinta dunia, tidak peduli kepada sesama, egois dan sifat negatif lainnya. Berhati-hatilah.

2. Hawa nafsu yang diikuti (turuti)

Allah selalu mencipta dua hal, siang dan malam, langit dan bumi, begitu juga benar dan salah, taat atau maksiat, wahyu atau nafsu. Seseorang yang terus memperturutkan hawa nafsunya berarti ia meninggalkan wahyu. Karena seseorang yang mengikuti wahyu berarti ia meninggalkan nafsu. Seseorang yang taat berarti meninggalkan maksiat. Betapa banyak manusia menjadi hina dina, hilang akal sehat bahkan nurani karena memperturutkan nafsu.

Karena bagi seorang yang beriman, setelah ia berislam, maka ketundukan seluruh hidupnya hanya kepada aturan Islam, wahyu, syariat Allah. Dalam hal ini Allah berfirman,

“Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.” (QS. An-Nisa’: 65)

3. Kekaguman terhadap diri sendiri

Sikap sombong, membanggakan diri sendiri, merasa diri lebih dari orang lain hanya akan berujung pada kemalangan. Dia akan merendahkan orang lain, merasa dirinya lebih baik dan hebat. Ia tiak bisa menghormati orang lain. Karena benar dan baik hanya ada pada dirinya. Orang medol ini hanya akan berujung pada kehinaan di dunia, terlebih di akhirat.

Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam bersabda,

“Tidak akan dimasukkan ke surga orang yang di dalam hatinya terdapat seberat biji sawi dari sikap takabbur. Sebagaimana tidak akan dimasukkan ke neraka orang yang di dalam hatinya terdapat seberat biji sawi dari keimanan.” (HR. Muslim)

Berhati-hatilah dengan tiga sikap ini. Sikap yang bisa membinasakan diri kita. Semoga Allah melindungi kita darinya. Aamiin.

Yuk berubah!

 

Asep Supriatna, Spiritual & Life Performance Trainer, Inspirator YukBerubah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight + eight =

Related Posts

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top